CISARUA – Suasana halaman Sekolah Menengah Pertama (SMP) 3 Cisarua tampak meriah dan penuh semangat pada Kamis, 21 Mei 2026. Pada hari itu, sekolah menggelar kegiatan puncak berupa Gelar Karya Kokurikuler yang diikuti secara antusias oleh seluruh siswa kelas 9. Acara ini menjadi momen istimewa yang disaksikan langsung oleh para wali kelas serta orang tua/wali murid yang hadir untuk melihat perkembangan dan hasil belajar putra-putrinya.
Kegiatan gelar karya ini merupakan wujud nyata dari penerapan kegiatan kokurikuler, di mana siswa didorong untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan pemahaman materi pelajaran yang telah diperoleh di kelas menjadi sebuah karya nyata. Beragam hasil karya dan penampilan ditampilkan oleh para siswa, mulai dari hasil proyek mata pelajaran, presentasi kelompok, hingga berbagai kreasi lain yang mencerminkan kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan inovasi siswa.
Kehadiran para orang tua dan wali kelas memberikan semangat tersendiri bagi seluruh siswa kelas 9. Halaman sekolah yang dijadikan lokasi utama kegiatan menjadi semakin hidup dengan ragam pameran karya dan interaksi antara siswa, guru, serta orang tua. Melalui kegiatan ini, sekolah berharap dapat menjembatani komunikasi antara pihak sekolah dan keluarga, sekaligus memperlihatkan bahwa proses pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas, tetapi juga melalui aktivitas yang menumbuhkan keterampilan dan karakter siswa.
Para orang tua yang hadir tampak antusias mengamati dan mendengarkan penjelasan dari para siswa terkait karya yang mereka buat. Banyak dari mereka mengapresiasi inisiatif sekolah dalam menggelar kegiatan seperti ini, karena menjadi sarana yang tepat untuk melihat bakat dan kemampuan anak-anak yang mungkin belum banyak terungkap dalam pembelajaran rutin.
Gelar karya kokurikuler ini sekaligus menjadi penanda perjalanan belajar siswa kelas 9 yang semakin matang, menjelang mereka menyelesaikan jenjang pendidikan di SMP 3 Cisarua. Kegiatan ini membuktikan bahwa sekolah terus berkomitmen menyelenggarakan pendidikan yang seimbang, tidak hanya mengutamakan prestasi akademik, tetapi juga pengembangan bakat, minat, dan karakter siswa agar siap melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
(Pewarta: RINA BBC)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar