Gebyar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kecamatan Cipatat



CIPATAT, 22 Oktober 2026 — Suasana khidmat dan semangat kebangkitan santri menyelimuti Lapangan Sepak Bola Desa Mandalawangi, Kampung Pabuaran, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, pada hari Kamis, 22 Oktober 2026. Upacara besar ini digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2026, dengan mengusung semangat dan peran strategis santri dalam memajukan bangsa.

 

📌 Kehadiran Berbagai Unsur Masyarakat

 

Upacara ini dihadiri secara lengkap oleh beragam elemen masyarakat se-Kecamatan Cipatat, antara lain:

 

1. Camat Kecamatan Cipatat beserta seluruh jajaran perangkat kecamatan

2. Kapolsek Cipatat beserta personel kepolisian

3. Danramil 0905 Cipatat beserta prajurit TNI

4. Para Kepala Desa dan perangkat desa se-Kecamatan Cipatat

5. Para Ketua RT dan RW lingkungan Desa Mandalawangi

6. Pengurus MUI Kecamatan Cipatat dan tingkat Desa

7. Kepala Sekolah jenjang SD, SLTP, SLTA, Kepala Pesantren, serta Kepala Madrasah

8. Para siswa-siswi sekolah negeri, murid madrasah, santriwan, dan santriwati

9. Para tokoh masyarakat dan tokoh agama

10. Kelompok ibu-ibu muslimah

11. Petugas Satpol PP Kecamatan Cipatat

12. Petugas Linmas Desa serta unsur pendukung lainnya

 


Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan kebersamaan dan kepedulian seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga dan meneruskan tradisi keilmuan yang diemban oleh kaum santri.

 

 

 

📋 Susunan Panitia Pelaksana

 

Acara berjalan lancar berkat kerjasama panitia yang terorganisir dengan baik:

 

- Pembawa Acara: Imas Masanah, SH. Gr dan Sugandi, S.Pd., M.M

- Pembina Upacara: Ketua Tanfidziyah MWC NU Cipatat, Ustad Aziz

- Pemimpin Upacara: Faizal (Anggota Banser Kecamatan Cipatat)

 

 

 

📝 Jalannya Upacara

 

Upacara berlangsung sesuai dengan tata tertib dan urutan tata upacara yang berlaku. Diawali dengan pembukaan, penghormatan kepada Pembina Upacara, pembacaan teks Proklamasi Santri, penyampaian amanat oleh Pembina Upacara, hingga penutup dengan doa bersama.

 

Dalam amanatnya, Ustad Aziz menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai keislaman, kemandirian, dan semangat belajar yang menjadi ciri khas kaum santri. "Santri bukan hanya pelajar agama, melainkan pewaris peradaban, penegak kebenaran, dan pelopor kebaikan di tengah masyarakat," ujarnya.

 

Suasana berjalan tertib, khidmat, dan penuh rasa persaudaraan. Kegiatan ini tidak sekadar seremonial belaka, melainkan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antar pesantren, lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat luas di wilayah Cipatat.

 

 

 

Pelaporan: [ NANANG  S. ]

Lokasi: Desa Mandalawangi, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat

Tanggal: 22 Oktober 2026










Posting Komentar

0 Komentar