Oleh: Nanang Suhandar
Kertamukti, Cipatat — Senin, 19 Oktober 2026 — Sebuah tonggak sejarah baru terukir di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Hari ini, Senin 19 Oktober 2026, telah dilaksanakan peresmian Jembatan Gantung yang menjadi penghubung strategis bagi tiga desa sekaligus: Desa Kertamukti, Desa Rajamandala, dan Desa Cipatat. Acara ini dipimpin langsung oleh Kapolres Cimahi didampingi Kapolsek Cipatat, disaksikan oleh para pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta ratusan warga setempat.
keberadaan jembatan ini telah terjalin sejak puluhan tahun silam. Sejarah mencatat, jembatan pertama kali dibuat pada tahun 1970 sepenuhnya dari bahan bambu, hasil kerja keras dan gotong royong warga. Bahkan warga sempat membangunnya hingga tiga kali, menyadari betapa vitalnya akses ini — tanpa jembatan tersebut, warga harus menempuh jarak yang jauh dan memakan waktu lama untuk berpindah antar desa.
Melihat bambu tidak cukup kuat menahan beban dan cuaca, pada tahun 1979 Pemerintah Desa Kertamukti bersama masyarakat berinisiatif menggantinya dengan jembatan dari tali seling, yang dibiayai secara swadaya. Namun tantangan alam terus datang.
Pada tahun 2024, debit air Sungai Cimeta yang meluap kuat berhasil menggerus dan merobohkan jembatan tersebut. Kepala Desa Kertamukti, Bapak Sunaryo, bersama warga segera berupaya memperbaikinya kembali secara swadaya. Sayangnya, di tahun 2025, banjir besar kembali datang dan merobohkannya untuk kedua kalinya. Tanpa adanya sumber anggaran yang memadai, jembatan ini akhirnya terputus total selama satu tahun penuh hingga awal tahun 2026.
Penyebab utama kerusakan berulang ini adalah posisi jembatan yang terlalu rendah, sehingga mudah terjangkau oleh arus air saat musim hujan.
🤝 Polri Turun Tangan, Wujud Nyata "Polisi Bersama Rakyat"
Melihat kesulitan yang dialami masyarakat, Kepolisian Resor Cimahi melalui Polsek Cipatat tidak tinggal diam. Pihak kepolisian turun langsung ke lapangan, mewujudkan tiga fungsi utamanya: melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.
Berkat kepedulian dan upaya yang dilakukan oleh jajaran Polres Cimahi dan Polsek Cipatat, pembangunan jembatan gantung ini akhirnya dapat terwujud. Kini dengan sistem gantung yang lebih tinggi, jangkauan air sungai tidak akan lagi menyentuh jembatan, sehingga jauh lebih aman dan tahan lama.
📊 Spesifikasi Jembatan Baru
Jembatan gantung yang kini berdiri kokoh di Kampung Parakan Muncang, RT 04/RW 18, Desa Kertamukti, memiliki spesifikasi:
Ukuran Keterangan
Panjang 24 meter
Lebar 1,2 meter
Tinggi lantai 1 meter dari titik terdekat
Jarak ke dasar sungai ±15 meter
Kekuatan menopang Hingga 1,5 ton
🙏 Harapan dan Apresiasi Warga
Kepala Desa Kertamukti, Bapak Sunaryo, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya mewakili seluruh masyarakat. "Jalan ini adalah satu-satunya harapan kami. Tanpa jembatan, kami kesulitan pergi ke pasar, membawa hasil tani, bahkan saat ada yang sakit sulit menjangkau tempat pelayanan kesehatan," ungkapnya dengan haru.
Sebagian besar warga di wilayah ini bermata pencaharian sebagai petani, mengingat kawasan tersebut merupakan area persawahan yang luas. Kini mereka dapat kembali beraktivitas dengan tenang, bahkan saat musim hujan dan debit air meningkat.
📋 Yang Hadir dalam Peresmian
Acara peresmian dihadiri oleh sekitar 100 orang, terdiri dari:
1. Kapolres Cimahi — AKBP Moh. Faruk Rozi, S.H., S.I.K., M.Si. beserta jajaran
2. Kapolsek Cipatat — Kompol DMS. Andriani Sapin, S.Pd., M.HI. beserta jajaran
3. Camat Cipatat — H. Herman Perdi beserta perangkat kecamatan
4. Perwakilan Koramil Cipatat
5. Kasi Trantib Pol. PP. — Waskim, S.Sos. beserta anggota
6. Kepala Desa Kertamukti — Sunaryo beserta perangkat desa
7. Tokoh agama, tokoh masyarakat, kader desa, dan warga setempat
Laporan disampaikan oleh Nanang Suhandar, 19 Oktober 2026.
.png)
.jpg)
0 Komentar