Warga Kampung Pasir Kuning Menceritakan Pengalaman Saat Terjadi Peristiwa Longsor - .

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Kamis, 29 Januari 2026

Warga Kampung Pasir Kuning Menceritakan Pengalaman Saat Terjadi Peristiwa Longsor

Indonesia Pers Channel, kab.bandung barat. 29 Januari 2026 - Dalam wawancara dengan jurnalis RINA BBC, Bapak E Rohan, warga asli Kampung Pasir Kuning RW 12, menceritakan tentang peristiwa longsor yang terjadi di daerah sekitar pegunungan Cot, Sayang Keak, GunungMasigit, hingga Cepadang.

Menurut Bapak Rohan, pegunungan di daerah tersebut pada umumnya tidak memiliki sumber air yang deras di atasnya dan sebagian besar terdiri dari batu. "Sebenarnya enggak ada aliran air di atas itu, hanya sebagai kebobatuannya terlalu banyak," ujarnya. Ia menambahkan bahwa biasanya tidak ada ancaman besar longsor atau banjir, hanya longsor kecil-kecilan yang kerap terjadi di pegunungan. Namun, peristiwa yang baru saja terjadi ini luar dugaan.

Bapak Rohan menyampaikan bahwa pada saat kejadian, ia pertama kali mendengar suara dan merasakan getaran sekitar pukul 02.00, kemudian sekitar pukul 03.00 terdengar suara seperti kapal yang mengeluarkan bunyi "ngehium". Awalnya ia mengira suara tersebut berasal dari latihan TNI di hutan, hingga akhirnya rumahnya mulai bergetar. Jarak dari lokasi kejadian ke rumahnya diperkirakan sekitar 1000 meter.

Pada hari-hari pertama setelah peristiwa (hari Sabtu), sebagian warga mengungsi, termasuk dirinya yang pernah mengungsi ke Pesulangu. Hal itu disebabkan karena jalan menuju Mentari (daerah dekat lokasi kejadian) yang awalnya masih terlihat, kemudian menghilang total setelah ia mengunjunginya dua kali. Bapak Rohan menyatakan bahwa tidak ada anggota keluarganya yang luka atau hilang, namun beberapa tetangga hingga saat ini belum ditemukan. Kini sebagian besar warga telah kembali ke tempat tinggal masing-masing.

 Pewarta RINA BBC

Tidak ada komentar: