Pewarta ; Rina, BBC
Kota Cimahi – Terjadi kasus keracunan yang melibatkan berbagai kalangan masyarakat di wilayah MBG Kota Cimahi. Berdasarkan data sementara yang diperoleh dari sumber terkait, jumlah korban hingga saat ini mencapai 23 orang, dengan rincian yang terperinci sebagai berikut:
RINCIAN KORBAN SESUAI DATA "KMM1"
1. Kelas 1A : 1 orang – Kayndra
2. Kelas 1B : 2 orang – Sherly dan Eki
3. Kelas 1D : 2 orang – Abbyan dan Dzafira (salah satu korban dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Cibabat)
4. Kelas 1C : 3 orang – Roni, Rena (tetangga Diva), dan Attar
5. Kelas 2A : 2 orang – Emil dan Paul
6. Kelas 2B : 2 orang – Muthia dan Azka
7. Kelas 2D : 1 orang – Radhika Surya
8. Kelas 3A : 1 orang – Shafiqa
9. Kelas 3C : 1 orang – Brava
10. Kelas 5A : 1 orang – Ainun
11. Anak Pak Taufik
12. Anak Bu Nenden
13. Ibu Eri
14. Tantenya Revan
15. Istri Pak Taufik
16. Bu Nova
17. Winda (anak Bu Tati)
STATUS PERAWATAN DAN KATEGORI KORBAN
Sebanyak 6 orang dari total korban telah dirawat di IGD RSUD Cibabat, yang terdiri dari 5 siswa dan 1 guru. Korban keracunan ini juga meliputi anak-anak dari berbagai jenjang pendidikan, antara lain tingkat TK, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Karangmekar, dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 6 Cimahi.
KESIAPAN SARANA PENANGANAN
Sampai saat ini pihak terkait belum menerima permintaan untuk transportasi korban tambahan. Namun demikian, unit ambulans telah ditempatkan siap stand by di area RS Cibabat guna mengantisipasi kebutuhan yang mungkin muncul. Bagi pihak atau individu yang ingin menginisiatifkan stand by sarana penanganan tambahan, dapat melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk mendapatkan dukungan dan pengaturan yang tepat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar