Pemerintah Kabupaten Bandung Barat Perkuat Ketahanan Pangan dan Pelayanan Publik Lewat Safari Ramadhan di Cilame - .

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Sabtu, 07 Maret 2026

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat Perkuat Ketahanan Pangan dan Pelayanan Publik Lewat Safari Ramadhan di Cilame

Ngamprah, 6 Maret 2026 – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat kembali menggelar rangkaian kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah pada Kamis, 5 Maret 2026. Kali ini, acara dipusatkan di Masjid Al Furqon, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, dengan mengusung tema “Meneguhkan Nilai Amanah dalam Iman, Ibadah, dan Pelayanan untuk Bandung Barat”. Kegiatan ini digelar sebagai upaya nyata untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, Sekretaris Daerah, jajaran kepala dinas di lingkungan pemerintah daerah, serta perwakilan dari lembaga perbankan yaitu Bank BJB dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Kehadiran berbagai pemangku kepentingan ini menandai kolaborasi lintas sektor yang kuat dalam melayani masyarakat di tengah dinamika ekonomi awal tahun.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Asep Ismail menyampaikan bahwa Safari Ramadhan kali ini merupakan titik ketiga yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Ia menekankan bahwa kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat bukan sekadar seremoni keagamaan semata, melainkan wujud kepedulian sosial yang nyata. “Sebagai bentuk kepedulian, pemerintah daerah mengadakan Gerai Pangan Murah, buka puasa bersama, serta menyediakan berbagai stan pelayanan masyarakat. Semoga di bulan Ramadhan ini, keberkahan dapat dirasakan oleh kita semua,” ujar Asep Ismail.

Salah satu daya tarik utama dan sorotan penting dalam kegiatan ini adalah Gerakan Pangan Murah (GPM) “Gapura Amanah”. Program ini digagas oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bandung Barat bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional dan Bulog. Gerakan ini dirancang khusus untuk menekan gejolak harga yang kerap terjadi di pasar menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

Berbagai komoditas pokok dijual dengan harga yang jauh di bawah rata-rata pasar, sehingga sangat terjangkau bagi masyarakat, terutama yang berpenghasilan rendah. Sebagai contoh, beras SPHP dipatok dengan harga Rp 12.000 per kilogram, sedangkan daging sapi segar dijual seharga Rp 100.000 per kilogram. Selain itu, komoditas lain seperti telur ayam, minyak goreng, dan aneka bumbu dapur juga tersedia dengan harga yang miring. Antusiasme warga Desa Cilame dan sekitarnya sangat tinggi terhadap Gerakan Pangan Murah ini, terbukti dengan stok beras dan beberapa komoditas lainnya yang ludes terjual dalam waktu singkat.

Kepala DKPP Kabupaten Bandung Barat, Lukmanul Hakim, menjelaskan bahwa pihaknya menggandeng sekitar 9 hingga 10 pelaku usaha, mulai dari petani, peternak, hingga penyedia olahan daging untuk mendukung kelancaran Gerakan Pangan Murah ini. “Kami berharap masyarakat tidak terlalu panik menghadapi situasi ketika gejolak pangan sangat dinamis. Pemerintah daerah melalui DKPP akan selalu hadir, terutama dalam menghadapi momen-momen besar seperti Ramadhan dan Idul Fitri,” tutur Lukmanul Hakim.

Selain fokus pada pemenuhan kebutuhan pangan dengan harga terjangkau, Safari Ramadhan di Cilame juga berfungsi sebagai sentra pelayanan publik terpadu. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) membuka gerai layanan administrasi kependudukan untuk memudahkan masyarakat mengurus berbagai dokumen penting. Sementara itu, Puskesmas Cimareme turut hadir menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga yang hadir dalam acara tersebut.

Aspek humanis juga sangat diperkuat dalam kegiatan ini. Pemerintah daerah bersama pihak terkait memberikan santunan secara simbolis kepada anak yatim piatu dan menyalurkan paket sembako bagi warga kurang mampu. Bantuan ini terwujud berkat sinergi antara Baznas Kabupaten Bandung Barat serta dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank BJB dan BSI.

Suasana acara semakin khidmat saat ditutup dengan tausyiah agama yang disampaikan oleh Ustaz Ayi Rohidin. Dalam tausyiahnya, Ustaz Ayi mengupas tentang nilai-nilai keluarga dalam Islam yang sangat berharga untuk dijadikan pedoman. Acara kemudian diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Yusuf Sugiana. Melalui integrasi antara ibadah, pelayanan administratif, dan penguatan ekonomi, Safari Ramadhan 2026 di Cilame ini diharapkan mampu menjaga kondusivitas serta kesejahteraan sosial masyarakat Bandung Barat di tengah tantangan inflasi global yang sedang terjadi.

Jurnalis Ipc

Tidak ada komentar: