Bandung Barat, Cikalongwetan – Menapaki lembaran sejarah baru, Desa Cisomang Barat, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, merayakan hari jadi atau Milangkala dalam suasana yang meriah, khidmat, sekaligus sarat makna kebersamaan. Perayaan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momen refleksi menyeluruh atas perjalanan pembangunan yang telah ditempuh, serta pijakan kokoh untuk melangkah lebih maju menuju cita-cita desa yang mandiri, sejahtera, dan tetap memegang teguh nilai-nilai budaya leluhur.
Mengusung tema “Membangun Bersama Masyarakat, Mewujudkan Cisomang Barat yang Mandiri dan Berbudaya”, kegiatan ini berhasil menyatukan seluruh elemen warga tanpa terkecuali. Mulai dari perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda karang taruna, hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal bahu-membahu menyukseskan rangkaian acara. Partisipasi yang tinggi ini menjadi bukti nyata bahwa rasa memiliki dan semangat persatuan tetap hidup kuat di tengah masyarakat Cisomang Barat.
Dalam pidato sambutannya, Kepala Desa Cisomang Barat menegaskan bahwa setiap capaian yang diraih hingga saat ini adalah buah kerja keras dan kebersamaan seluruh komponen warga. Menurutnya, pembangunan tidak akan pernah mencapai hasil maksimal jika hanya mengandalkan kerja pemerintah desa semata, melainkan memerlukan dukungan, pengawasan, dan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat.
“Milangkala ini menjadi pengingat bahwa Cisomang Barat berdiri dan berkembang di atas pondasi gotong royong. Infrastruktur yang semakin baik, pelayanan publik yang terus ditingkatkan, serta potensi ekonomi yang mulai tergali, semuanya lahir dari kerja sama kita bersama. Mari kita rawat persatuan ini, terus berinovasi, dan buang jauh sikap saling curiga agar desa ini semakin maju dan dapat mensejahterakan anak cucu kita nanti,” ujar Kepala Desa dengan penuh haru.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan laporan singkat perkembangan desa, meliputi peningkatan akses jalan penghubung antarwilayah, perbaikan fasilitas umum, pengelolaan keuangan desa yang transparan dan akuntabel, serta berbagai program pemberdayaan yang telah memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan warga.
Perayaan milangkala tahun ini dikemas dengan kegiatan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan warga, dirancang agar tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan manfaat nyata:
Panggung kesenian menjadi daya tarik utama, menampilkan beragam kesenian khas daerah seperti tarian tradisional, degung, pantun, serta pertunjukan seni rakyat yang telah menjadi identitas daerah. Kegiatan ini bertujuan melestarikan warisan budaya agar tidak punah dan tetap dicintai oleh generasi muda penerus desa.
Sebagai upaya menggerakkan roda perekonomian lokal, pemerintah desa menyediakan lapak khusus bagi pelaku usaha warga. Di sini, pengunjung dapat menemukan beragam produk khas Cisomang Barat mulai dari kerajinan tangan, hasil pertanian olahan, makanan tradisional, hingga produk kerajinan anyaman. Bazar ini menjadi jembatan penting untuk memperkenalkan potensi ekonomi desa kepada khalayak yang lebih luas.
Sebagai wujud rasa syukur dan kepedulian sosial, panitia bersama donatur menyalurkan bantuan paket sembako, obat-obatan, serta perlengkapan sekolah kepada warga kurang mampu, lansia, dan anak yatim piatu. Kegiatan ini memperkuat ikatan persaudaraan dan mengingatkan bahwa kemajuan desa harus dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
Acara dilengkapi dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, memanjatkan rasa syukur atas perlindungan dan kemajuan desa selama ini, serta memohon petunjuk agar setiap langkah pembangunan senantiasa membawa keberkahan dan kebaikan bagi seluruh warga.
Turut hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas penyelenggaraan milangkala dan kinerja pemerintahan desa yang dinilai terus membaik. Ia menilai Desa Cisomang Barat telah menjadi contoh baik dalam mengelola keuangan desa secara transparan, melibatkan warga dalam setiap pengambilan keputusan, serta mengembangkan potensi lokal dengan pendekatan yang berkelanjutan.
“Semoga apa yang telah dicapai menjadi modal berharga untuk melangkah lebih jauh. Jadikan semangat milangkala ini sebagai energi baru untuk mewujudkan visi desa yang mandiri, berdaya saing, namun tetap tidak melupakan jati diri budayanya,” pesan perwakilan Pemkab.
Acara puncak ditutup dengan pemotongan tumpeng secara simbolis yang dilakukan oleh Kepala Desa bersama tokoh masyarakat dan tamu undangan. Potongan tumpeng pertama diberikan kepada tokoh sesepuh desa sebagai penghormatan atas jasa-jasa para pendahulu dalam membangun fondasi desa. Semua berharap, di masa mendatang Desa Cisomang Barat akan semakin dikenal sebagai desa yang makmur, tertib, harmonis, dan menjadi kebanggaan seluruh warganya.
Desa Cisomang Barat rayakan hari jadi dengan semangat gotong royong tinggi! Mengusung visi “Membangun Bersama, Mandiri dan Berbudaya”, perayaan diisi pentas seni, bazar UMKM, bakti sosial, dan doa syukur. Pemerintah dan warga sepakat mempererat sinergi demi kemajuan infrastruktur, ekonomi, serta pelestarian warisan leluhur. Semoga Cisomang Barat terus tumbuh menjadi desa yang makmur dan menjadi kebanggaan Kabupaten Bandung Barat.
pewarta Endang Sri lestari
#JurnalPoliceIndonesia #DesaCisomangBarat #Cikalongwetan #BandungBarat #MilangkalaDesa #PembangunanMasyarakat
.jpg)
.jpg)
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar