Pembukaan Turnamen Sepak Bola Wanita Kampung Bungur "Wadah Kebersamaan di Tengah Sawah Kering Desa Mandalasari" - .

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Minggu, 09 Agustus 2026

Pembukaan Turnamen Sepak Bola Wanita Kampung Bungur "Wadah Kebersamaan di Tengah Sawah Kering Desa Mandalasari"



CIPATAT, KABUPATEN BANDUNG BARAT — Dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, tokoh masyarakat RW 09 Kampung Bungur, Desa Mandalasari, Kecamatan Cipatat, Bapak Aang Sujono berkolaborasi dengan Karang Taruna setempat menyelenggarakan Turnamen Sepak Bola Wanita Lintas Usia Tingkat Desa Mandalasari. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Desa Mandalasari, Bapak Ahmad Subehi, dan resmi dibuka pada Minggu, 9 Agustus 2026.

 

 

 

📍 Lokasi Unik: Area Pesawahan yang Mengalami Kekeringan

 

Yang membuat turnamen ini istimewa adalah lokasi pelaksanaannya — memanfaatkan area pesawahan yang terdampak musim kemarau dan mengalami kekeringan. Diungkapkan bahwa saat musim kemarau tiba, aliran irigasi sama sekali tidak dapat mensuplai air ke wilayah tersebut, sehingga sawah di Kampung Bungur tidak dapat digunakan sesuai fungsinya sebagai lahan pertanian padi. Akibatnya, mayoritas masyarakat petani padi di daerah tersebut kehilangan mata pencaharian, dan kegiatan pertanian menjadi terhenti tanpa solusi apabila tidak mendapat perhatian dari pemerintah terkait.

 


"Kami memanfaatkan lahan sawah yang sedang kering ini agar tidak menganggur sepenuhnya. Sepak bola menjadi salah satu cara mengisi waktu sekaligus menjaga semangat warga di tengah keterbatasan akibat kemarau panjang," ungkap panitia.

 

 

 

⚽ Partisipasi: 7 Tim dari Seluruh Desa Mandalasari

 

Turnamen ini mendapat apresiasi positif dan antusiasme tinggi dari masyarakat. Hingga pembukaan, tercatat 7 tim telah mendaftar yang mewakili berbagai RW dari total 15 RW se-Desa Mandalasari, yaitu:

 

1. RW 01 — 1 Tim

2. RW 07 — 1 Tim

3. RW 09 — 2 Tim

4. RW 12 — 1 Tim

5. RW 02 — 1 Tim

6. RW 08 — 1 Tim

 

 

 

🤝 Tokoh yang Hadir

 

Upacara pembukaan berjalan khidmat dan meriah, dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan dan tokoh masyarakat:

 

1. Kepala Desa Mandalasari — Bapak Ahmad Subehi

2. Babinsa Desa Mandalasari — Serda Dadan Gumilar

3. Anggota BPD Desa Mandalasari

4. Bhabinkamtibmas Desa Mandalasari — AIPTU Rudayat

5. Tokoh Masyarakat, Ketua RW, Ketua RT, serta seluruh pemangku kepentingan di Desa Mandalasari

 

 


 

🗣️ Sambutan Ketua Panitia: Junjung Tinggi Sportivitas & Fair Play

 

Ketua Panitia, Aang Sujono, dalam sambutannya menekankan agar seluruh peserta, official, dan penonton senantiasa mengutamakan kondusivitas dan sportivitas.

 

"Kegiatan ini selain menjadi sarana olahraga untuk menjaga kebugaran, juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan baik antarwarga, membangun semangat sportivitas, serta memperkuat kolaborasi dalam mendukung terciptanya kebersamaan dan semangat gotong royong," ujar Aang Sujono.

 

Beliau juga memberikan peringatan tegas terkait ketertiban selama turnamen berlangsung:

 

"Semua pihak dihimbau — baik pendukung maupun terutama official — agar bijak dalam menyampaikan pendapat. Apabila terjadi provokasi yang mengundang keributan, akan diambil tindakan tegas: timnya akan didiskualifikasi dan dinyatakan gugur!"

 

Pernyataan tegas dari Ketua Panitia ini kemudian diperkuat dalam sambutan-sambutan berikutnya oleh Kepala Desa Mandalasari, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas Cipatat, yang semuanya sepakat menekankan dua hal utama: Jaga Fair Play dan Junjung Tinggi Sportivitas.

 

 

 

🎯 Makna & Harapan

 

Lebih dari sekadar pertandingan sepak bola, turnamen ini menjadi simbol semangat masyarakat Desa Mandalasari — khususnya warga Kampung Bungur — yang tetap kreatif dan bersatu meskipun menghadapi tantangan alam berupa kekeringan lahan pertanian. Semangat kebersamaan, gotong royong, dan olahraga wanita menjadi cahaya yang menerangi masa-masa sulit, sekaligus memperingati kemerdekaan bangsa dengan cara yang penuh makna.

 

"Semoga turnamen ini tidak hanya melahirkan juara di lapangan, tetapi juga melahirkan persaudaraan yang lebih kokoh di antara warga Desa Mandalasari."

 

 

 

🗞️ Pewarta: Nanang Suhandar

📅 Tanggal: 9 Agustus 2026

📍 Lokasi: Kampung Bungur, RW 09, Desa Mandalasari, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat

Tidak ada komentar: