📰 Profil Budi Dalton: Seniman, Musisi, Akademisi, dan Budayawan Sunda yang Tak Henti Berkarya - .

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Senin, 17 Agustus 2026

📰 Profil Budi Dalton: Seniman, Musisi, Akademisi, dan Budayawan Sunda yang Tak Henti Berkarya



 

BANDUNG — Bagi masyarakat Jawa Barat, khususnya Kota Bandung, nama Budi Setiawan Gardapandawa atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Budi Dalton tentu sudah tak asing lagi. Sosok serba bisa ini dikenal luas sebagai aktor, musisi, dosen, akademisi, sekaligus budayawan Sunda yang konsisten menjaga, mengkaji, dan menyebarkan nilai-nilai seni dan budaya daerah hingga ke kancah nasional .

 

📌 Latar Belakang & Pendidikan

 

Budi Dalton lahir di Bandung pada 16 Oktober 1972, putra dari salah satu tokoh budayawan sekaligus tokoh pendidikan terkemuka di Jawa Barat, Bapak Dana Setia. Pendidikan formalnya ia tempuh di berbagai institusi pendidikan di Bandung dan sekitarnya:

 

- 1977–1979: TK SGPLB Bandung

- 1979–1985: SDN Karang Pawulang II (kini SDN 164 Karang Pawulang), Jl. Karawitan, Kota Bandung

- 1985–1988: SMP Negeri 13 Bandung

- 1988–1991: SMA Negeri 21 Bandung, sempat pindah ke SMA Negeri 1 Ciamis, lalu menyelesaikan pendidikan di SMA Negeri 5 Bandung

- 1991–1999: S1 Sastra Inggris, Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Bandung

- 2013–2014: Pendidikan di Akademi Budaya Sunda, Paguyuban Pasundan

- 2022–2024: Magister Penciptaan dan Pengkajian Seni, Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung

- 2026–sekarang: Melanjutkan studi S3 di ISBI Bandung

 

🎵 Awal Karier Seni & Musik

 

Sejak bangku SD, Budi sudah aktif berorganisasi dan mendalami seni. Pada 1983, ia bergabung dengan Depot Kreasi Seni Bandung (DKSB) di bawah asuhan maestro musik Alm. Harry Roesli. Dari sinilah Budi mendapatkan pendidikan seni musik kontemporer secara informal, hingga kemudian mengambil jurusan komposisi musik perkusi di lembaga pendidikan musik yang dikelola Harry Roesli.

 

Kemahirannya bermain drum dan perkusi membawanya menjadi drummer tambahan bagi sejumlah band ternama era 1990–2000-an, seperti Rida Sita Dewi (RSD), Brown Sugar, Project Pop, serta membentuk band bersama Mang Saswi dan rekan-rekan lainnya .

 

Selain itu, sejak 1995 ia telah menjadi staf pengajar di Rumah Musik Harry Roesli, mengabdikan diri pada pengembangan musik dan pendidikan seni.

 

🎓 Dunia Pendidikan & Akademik

 

Kiprahnya di dunia pendidikan dimulai sejak 1999 saat diangkat menjadi Dosen Praktisi mata kuliah Drum dan Perkusi di Jurusan Seni Musik, Fakultas Ilmu Seni dan Sastra (FISS) Universitas Pasundan (UNPAS) Bandung. Ia juga sempat mengajar di Sekolah Tinggi Musik Bandung (STIMB) pada tahun 2001.

 

Jejak kariernya terus menanjak:

 

- Dosen Luar Biasa → Dosen Tetap → Ketua Jurusan Seni Musik UNPAS

- Pembantu Dekan Bidang III FISS UNPAS

- Wakil Dekan I Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Alumni, Agama, dan Budaya UNPAS (2024)

- Dekan FISS UNPAS (2025–sekarang)

 

🎬 Karier Hiburan, Film & Karya Budaya

 

Tak hanya di musik dan pendidikan, Budi Dalton juga dikenal luas sebagai aktor film layar lebar dan FTV. Sejumlah film yang dibintanginya antara lain: Bukan Cinta Biasa, The Tarix Jabrix 3, Cek Toko Sebelah, Yowis Ben 2, dan banyak lainnya.

 

Sebagai budayawan, Budi sangat intens mengkaji sejarah dan warisan budaya Sunda — termasuk penggalian sejarah Pusaka Kujang yang ia kemas dalam kajian metahistoris. Kajian-kajiannya bahkan kerap dijadikan referensi literatur penulisan tesis oleh para mahasiswa. Hobi sejak kecil terhadap motor tua juga menjadikannya dijuluki sebagai budayawan otomotif, serta merupakan pendiri dan presiden Komunitas Bikers Brotherhood Motorcycle Club.

 

Melalui program “NGOBAT” (Ngomongkeun Batur) di kanal YouTube-nya, Budi Dalton menghadirkan percakapan seputar sosio-kultural, sejarah, dan kebudayaan dengan gaya khas Sunda yang santai namun mendalam.

 

💍 Kehidupan Pribadi

 

Pada tahun 2002, Budi Dalton menikah dengan Eva Maylora Hidayat Schader, dan kini keduanya dikaruniai enam orang anak (5 putri dan 1 putra). Keluarga ini menjadi pondasi kuat di tengah kesibukan Budi yang tak henti berkarya dan mengabdi di bidang seni, pendidikan, serta kebudayaan.

 

📖 Penutup

 

Hingga kini, Budi Dalton tetap konsisten mengabdikan hidupnya di dunia seni, pendidikan, dan kebudayaan. Ia kerap menjadi narasumber seminar, pembicara kebudayaan, serta juri di berbagai event seni dan musik di tengah kesibukannya memimpin FISS UNPAS dan menempuh studi doktoralnya. Sosoknya menjadi bukti nyata bahwa dedikasi lintas bidang — seni, musik, pendidikan, dan budaya — dapat berjalan beriringan untuk melahirkan karya dan manfaat bagi masyarakat luas.

 

Redaksi — Indonesia Pers Channel

 

 

 

📝 Catatan Redaksi: Mohon maaf apabila ada kekeliruan dalam penyusunan data. Koreksi dan tambahan informasi dari pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan tulisan selanjutnya. Terima kasih.

Tidak ada komentar: