Pelaksanaan penanaman Anggur ini dengan menggunakan metode sistem penyiraman Teknologi Drip Irrigation hasil kerjasama dengan Universitas Teknologi Bandung.
Berikut pemaparan tatacara kerja sistem Drip Irrigation dari Pembina Posyantekdes Ramaku : Dr. Ir. Rosad MEH. M.Pd. IPU. Asean Eng.
Sistem Drip Irrigation merupakan solusi manakala kondisi cuaca sedang Panas atau musim Kemarau,
Teknik penyiraman dengan sistem tetes disamping dapat menghemat penggunaan Air, sehingga Air tidak tumpah terbuang percuma, karena teknis ini aliran Air akan Fokus kedalam Akar, hanya dengan sekali membuka Valve maka seluruh Pohon akan tersirami secara Efisien, karena Teknologi Drip Irrigation berbasis IoT.
Kita tetap menggunakan cara manual, tapi ditunjang dengan cara kerja Valve, hal tersebut menjaga apabila Sistem Otomatis atau IoT bermasalah.
sebagai pembuktian bahwa Pohon Anggur dalam Usia Sembilan Bulan, sudah mulai belajar berbuah yaitu dengan cara menggunakan Drip Irrigation juga Nutrisi secara Otomatis berbasis IoT.
Ketikfa sistem ini digunakan, maka Air akan menetess langsung keakarnya begitupun seminggu sekali menggunakan Nutrisi.
Sebagai bukti, kami menanam Anggur diawal Bulan Februari Tahun 2024, maka di Bulan Oktober Tahun 2024 Pohon Anggur sudah mulai belajar berbuah, itu adalah bukti bahwa kita hemat Air menggunakan Sistem Drip Irrigation hanya dengan satu kali penyiraman maka Otomatis seluruh Tanaman akan tersirami.
Pungkasnya.
Nanang Suhandar
.jpg)
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar