Bandung Barat, 22 Juni 2026 – Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Kabupaten Bandung Barat yang beralamat di Kampung Baru, RT 02 RW 18, Desa Ciptaharja, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, hari ini melaksanakan kegiatan Pelepasan Siswa dan Kenaikkan Kelas untuk seluruh jenjang pendidikan. Kegiatan berlangsung pada hari Senin, 22 Juni 2026, dengan suasana yang penuh haru, semangat, dan kebersamaan.
Dalam kegiatan kali ini, sekolah melepas sebanyak 25 siswa kelas 6 setingkat SD, 19 siswa kelas 8 setingkat SMP, dan 8 siswa kelas 12 setingkat SLTA. Selain itu, sebanyak 70 siswa dari berbagai tingkat jenjang pendidikan resmi dinyatakan naik ke kelas yang lebih tinggi.
Acara semakin meriah dengan ditampilkannya berbagai kreasi seni hasil binaan siswa, antara lain:
✅ Seni tari
✅ Paduan suara
✅ Seni musik
✅ Penampilan kreatif lainnya
Turut hadir memberikan dukungan dan semangat dalam kegiatan ini adalah perwakilan dari Dinas Sosial UPTD Pusyansos Griya Harapan Difabel Provinsi Jawa Barat, orang tua dan wali murid, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya yang mendukung perkembangan pendidikan di sekolah tersebut.
Sebagai panitia pelaksana, seluruh rangkaian kegiatan diselenggarakan langsung oleh pihak sekolah. Pihak sekolah menegaskan bahwa penyelenggaraan acara ini tidak membebankan biaya apapun kepada orang tua siswa, sehingga dapat diikuti oleh seluruh keluarga tanpa kekhawatiran soal pembiayaan.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SLBN Kabupaten Bandung Barat, Ibu Dewi Wulandari, M.Pd, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya. Beliau mengungkapkan rasa haru sekaligus bangga dapat melaksanakan kegiatan ini dengan lancar.
“Semoga segala pengabdian dan bimbingan yang telah diberikan selama menempuh pendidikan di sekolah ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para alumni maupun siswa yang masih melanjutkan pembelajaran. Semoga juga menjadi penyemangat bagi para orang tua dalam mendampingi putra-putrinya menuju masa depan yang lebih baik,” ujarnya dengan penuh haru.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momen penting untuk memotivasi siswa agar terus mengembangkan potensi yang dimiliki, serta memperkuat peran sekolah sebagai wadah pembinaan dan pendidikan yang inklusif dan berkualitas.
Dilaporkan oleh:
Nanang Suhandar


.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar