BANDUNG BARAT – Indonesia Pers Channel | Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Bandung Barat secara resmi mengukuhkan Pengurus Cabang periode 2024–2028 sekaligus menyelenggarakan pembinaan atlet pencak silat berprestasi tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Prestasi Pencak Silat Bangkit, KBB Jaya Amanah Gaskeun” berlangsung di Gedung HBS Cimareme, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu (24/1/2025).
KATEGORI: Pemerintahan
PENULIS: Keynara
PEWARTA: KIKI Kristian
TANGGAL TERBIT: 24 Januari 2026
MOMENTUM PENTING UNTUK PERKUAT TATA KELOLA DAN PEMBINAAN ATLET
Pengukuhan pengurus menjadi tonggak penting bagi IPSI Kabupaten Bandung Barat dalam memperkuat struktur organisasi sekaligus menegaskan komitmen untuk membina prestasi atlet pencak silat mulai dari usia dini hingga tingkat kompetisi tinggi.
Ketua IPSI Kabupaten Bandung Barat, Asep Samsul Falah, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan ini dirancang secara strategis untuk menggabungkan dua tujuan utama sekaligus. “Ini bukan sekadar pelantikan dan pengukuhan pengurus, tetapi juga bentuk tanggung jawab moral kami untuk membina prestasi pencak silat di Bandung Barat. Sekali menyelam, dua tujuan tercapai,” ucapnya.
Menurut Asep, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kepada IPSI Jawa Barat bahwa kepengurusan baru siap menjalankan tugas dengan serius dalam membangun prestasi di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
Bagian pembinaan atlet dilakukan melalui ajang seleksi dan pertandingan yang berfungsi sebagai wadah untuk menguji kemampuan teknik serta mental bertanding para pesilat. Meskipun tidak seluruh perguruan pencak silat dapat berpartisipasi karena adanya agenda lain di luar daerah, kegiatan ini tetap diikuti oleh sekitar 11 perguruan dari berbagai wilayah di Kabupaten Bandung Barat.
“Tidak semua perguruan bisa hadir karena ada agenda lain di luar daerah. Namun, ini sudah direncanakan jauh-jauh hari, sekitar satu bulan sebelumnya. Ke depan, kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin tahunan,” jelas Asep.
Saat ini, pembinaan dilakukan secara berjenjang, mulai dari usia dini, remaja, hingga atlet prestasi. Tidak hanya fokus pada pengembangan teknik bela diri, tetapi juga pada pembentukan mental bertanding yang diasah sejak dini. “Prestasi itu tidak bisa instan. Harus dimulai dari proses, dari tanding-tanding kecil seperti ini. Di sini ada anak usia dini, remaja, hingga atlet hasil seleksi sebelumnya yang nantinya menjadi rujukan pembinaan ke depan,” tambahnya.
Pasca pengukuhan, IPSI Bandung Barat telah menyusun langkah kerja lanjutan, di antaranya menggelar rapat kerja pengurus serta mempersiapkan atlet untuk mengikuti berbagai ajang kompetisi besar, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat yang akan diselenggarakan di Bogor pada November mendatang.
“Target kami jelas, kami ingin meraih medali emas. Itu sebabnya pembinaan harus konsisten dan berkelanjutan, termasuk kaderisasi di sekolah-sekolah mulai dari SD, SMP, hingga SMA,” tegas Asep.
Pengukuhan pengurus dilakukan secara langsung oleh Ketua Umum IPSI Jawa Barat. Momentum ini diharapkan menjadi awal kebangkitan pencak silat di Bandung Barat sebagai cabang olahraga unggulan yang tidak hanya mampu meraih prestasi, tetapi juga memberikan manfaat sosial serta membuka peluang lapangan pekerjaan bagi pelatih dan seluruh insan pencak silat di daerah tersebut.
Dengan semangat kebersamaan dan amanah yang diberikan, IPSI Kabupaten Bandung Barat optimis dapat melahirkan generasi pesilat berprestasi yang mampu membanggakan Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, hingga negara Indonesia.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar