HARI TERAKHIR PENCARIAN KORBAN LONGSOR PASIR LANGU: UPACARA PERINGATAN, TABUR BUNGA, DAN DOA BERSAMA DIGELAR - .

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Sabtu, 14 Februari 2026

HARI TERAKHIR PENCARIAN KORBAN LONGSOR PASIR LANGU: UPACARA PERINGATAN, TABUR BUNGA, DAN DOA BERSAMA DIGELAR

Pukul 08.45 WIB, 14 Februari 2026 – Kawasan Longsor Pasirlangu kab.bandung barat

Oleh: Vera Veyz, Pewarta Lapangan

Hari ini, Sabtu (14/2/2026), menandai hari terakhir dari operasi pencarian korban longsor yang mengguncang kawasan Pasir Langu. Dalam suasana penuh penghormatan dan rasa duka mendalam, pihak pemerintah daerah, jajaran aparatur terkait, serta seluruh tim relawan yang terlibat dalam operasi menggelar rangkaian kegiatan termasuk upacara peringatan, tabur bunga, dan doa bersama untuk mendoakan para korban yang telah meninggal serta keluarga yang ditinggalkan.

Kegiatan ini diusung dengan moto "Lekas PULIH PARIRLANGU KU" yang memiliki makna mendalam untuk menguatkan semangat pemulihan kawasan Pasir Langu sekaligus menghargai seluruh nyawa yang terpengaruh oleh bencana tersebut.

Upacara dimulai tepat pukul 08.00 WIB setelah seluruh peserta berkumpul di lokasi kejadian. Tahapan pertama adalah menit keheningan selama 1 menit sebagai bentuk penghormatan bagi para korban. Selanjutnya, dilakukan doa bersama yang dipimpin oleh pemimpin agama lokal, di mana seluruh hadirin berdoa agar roh para korban ditempatkan di sisi yang terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta kelancaran dalam menjalani kehidupan selanjutnya.

Setelah doa bersama, peserta upacara secara bergiliran menyebarkan bunga-bunga warna putih, merah, dan kuning di sekitar area longsor yang telah ditandai sebagai zona terkena dampak utama. Bunga-bunga tersebut menjadi simbol rasa dukacita dan harapan bagi kawasan Pasir Langu untuk segera pulih.

Sejak pagi hari mulai pukul 07.00 WIB, kendaraan relawan yang terdiri dari mobil bantuan logistik, ambulans, serta alat berat seperti ekskavator, truk pengangkut tanah, dan alat bantu pencarian lainnya, secara berangsur-angsur mulai meninggalkan lokasi. Setiap kendaraan melintas dengan kecepatan rendah saat melewati area upacara, dan beberapa awak kendaraan bahkan turun sebentar untuk menyampaikan penghormatan terakhir.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang mewakili pemerintah dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah terlibat. "Kami tidak akan pernah melupakan kontribusi luar biasa dari para relawan, petugas kesehatan, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat yang telah bekerja tanpa henti selama ini. Moto 'LEKAS PULIH PARIRLANGU KU' akan menjadi landasan kami dalam melakukan pemulihan dan pembangunan kawasan agar lebih tangguh menghadapi ancaman bencana di masa depan," ujarnya.

Setelah acara berakhir, pihak BPBD akan segera memasuki tahap evaluasi kondisi kawasan dan menyusun rencana pemulihan yang komprehensif, termasuk pembenahan sistem drainase dan penyusunan peta zona rawan longsor untuk mencegah terjadinya kejadian serupa.

Laporan langsung dari lokasi kejadian.

Tidak ada komentar: