Desa Negeri Batin, 9 Februari 2026 – Kejadian yang mengguncang masyarakat Desa Negeri Batin terjadi pada dini hari pukul 02.00, ketika seorang istri yang tidak disebutkan namanya digerebek warga bersama seorang laki-laki berinisial N di rumah milik suaminya sendiri. Perbuatan tersebut membuat keluarga besar suami merasa tercemar nama baik dan terhina.
SAKSI-SAKSI KONFIRMASI KEJADIAN
Menurut informasi dari saksi-saksi, setelah digerebek, kedua pelaku sempat berdialog di teras rumah dalam upaya untuk menutupi perbuatan mereka. Warga setempat menyatakan bahwa kejadian ini menjadi pembicaraan hangat di seluruh desa.
SUAMI MERASA DIRUGIKAN DAN MEMINTA MAAF
Bapak Muhirin, suami korban, menyampaikan rasa kesal dan sakit hatinya. "Saya tidak bisa memaafkan perbuatan istri saya yang telah mencemarkan nama baik keluarga saya," ujarnya.
Atas nama dirinya dan keluarga besar, Bapak Muhirin juga meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Desa Negeri Batin. "Saya tertipu oleh kata-kata dan ulahnya, karena tidak ada satu pun tanda mencurigakan yang saya lihat. Namun, Tuhan telah membuktikan bahwa istri saya mengkhianati saya, dan hal itu disaksikan oleh seluruh masyarakat," tambahnya.
Bapak Muhirin juga memberikan pesan kepada warga desa: "Jangan terlalu percaya keberadaan istri, perhatikan gerak-gerik mereka. Cukuplah saya yang menjadi korban pengkhianatan. Mari kita bersama-sama menjunjung tinggi adat istiadat desa dengan bermuara pada lembaga adat." Ia juga mengimbau pemangku adat untuk menjalankan tugasnya demi terciptanya keharmonisan masyarakat.
WARGA MEMINTA PENINDAKAN SEBERAT-BESARNYA
Warga Desa Negeri Batin menyampaikan rasa kemarahan mereka terhadap perbuatan tersebut. "Kami tidak bisa mentolerir perbuatan seperti ini di desa kami. Kami meminta pihak berwajib untuk menindaklanjuti laporan dan menghukum pelaku seberat-beratnya," ujar salah satu warga.
Masyarakat berharap kejadian serupa tidak terulang lagi agar kehidupan di desa tetap damai dan tenteram.
LAPORAN SUDAH DITERIMA, TAPI BELUM ADA TINDAKAN
Kejadian ini telah dilaporkan ke Polres tiga hari yang lalu, namun hingga saat ini belum ada tindakan yang dilakukan. Keluarga korban dan masyarakat berharap agar pimpinan terkait segera mengangkat kasus ini dan menyebarkannya melalui berbagai media agar mendapatkan perhatian yang tepat.
Team investigasi


Tidak ada komentar:
Posting Komentar